Selasa, 09 Desember 2014

Tugas IBD 2

 
TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 2

Menurut pendapat saya rasa kasih sayang sesama manusia kita harus saling membantu terhadap sesama dan saling menyangi dan menghargai,tidak ada mananusia yang dapat hidup sendiri tanpa adanya orang lain. Manusia dapat memiliki sesuatu hidup untuk berkelompok dan berinteraksi dengan orang lain,karena pada dasarnya setiap manusia memiliki kemampuan dasar yang berbeda beda dan memliki ciri khas tersendiri yang dapat di jadikan pemenuhan kebutuhan hidup,manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat,selain itu juga diberikan yang berupa pemikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial,selain itu manusia diciptakan dari berbagai karakteristik bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal satu sama lain. Interaksi manusia akan menghasilkan bentuk masyarakat luas, Al-quran sebagai kitap suci umat islam, memberikan petunjuk mengenai ciri-ciri dan kualitas suatu masyarakat yang baik menggunakan pengembangan dan pemikiran. Disamping Al-quran juga memerintahakn kepada umat manusia untuk memikirkan pembetukan suatu masyarakat dengan kualitas-kualitas tertentu,bagi umat islam untuk membuat suatu gambaran masyarakat bedasarkan petunjuk Al-quran.
Alam diciptakan untuk manusia dapat hidup dibumi karena tuhan telah menetapakan keadaan bumi yang ada pada posisi sekarang. Pemikiran yang bedasarkan kenyataan dan tanpa disangka dapat dengan mudah memahami alam semesta yang diciptakan dan dikendalikan oleh tuhan yang semuanya diperlukan oleh manusia,kita sebagai manusia kita harus menjaga dan merawat alam sebaik-baiknya agar alam dapat terjaga dengan indah,jadi cinta terhadap alam dan lingkungan adalaah kalimat kita untuk selalu menjaga alam dan lingkungan disekitar kita alam adalah apa yang ada dilingkungan kita dimana tempat kita tinggal yang mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung,jadi cinta kepada alam dan lingkungan adalah rasa kasih sayang atau sayang kepada alam kita termasuk bumi dan tempat kita tinggal ,intinya kita harus menjaga alam lingkungan kita agar tidak rusak oleh tangan – tangan jahil yang tidak bertangung jawab .
Rasa cinta terhadap tuhan yaitu selalu mensyukuri atas nikmat dan karunianya,kita sebagai makhluk ciptaannya kita harus patuh dan taat terhadap perintahnya seperti beribadah,membaca Al-quran maka tuhan akan sebaliknya akan cinta kepada kita yang menjalankannya perintahnya,dalam hati ada ketenangan,kedamaian,ketentraman,rasa simpati karna begitulah fungsi cinta terhadap tuhan. Barang siapa yang mencintai tuhannya,hal tersebut akan mempengaruhi jiwa,harta,dan amal perbuatannya,rasa cinta inilah yang telah membuat seorang hambanya hidup untuk tuhannya dan bukan untuk dirinya. Jadi hal – hal yang dikehendaki oleh tuhannya akan menjadi tujuan hidupnya dalam menjalani ketentuan tidak pernah mempersempit kebaikan – kebaikan yang ada di bumi hingga menciptakan manusia secara dengan tujuan untuk memenuhi berbagai dorongan menjaga diri dan keturunan. Manusia diciptakan untuk melaksanakan tugas terlebih penting dari semua semua itu dan telah diberikan sifat – sifat  dasar demi melaksanakan tugas tersebut .

Cinta adalah sebuah kasih sayang  yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Cinta terhadap alam
Beragam cara bisa dilakukan dalam rangka ikut serta menjaga, menyeimbangkan sekaligus mencintai lingkungan ini dengan bentuk berpartisipasi melestarikan alam disekitar kita. ada beberapa alasan  mengapa kita harus mencintai lingkungan kita ini.
Pertama kita sebagai makhluk yang memiliki akal pikiran, sekaligus sebagai mandataris Tuhan dimuka bumi ini, untuk senantiasa menjaga, mengelola dan melestarikan alam, merupakan bentuk tanggung jawab yang telah diamanahkan, sehingga seluruh lapisan masyarakat bertanggung jawab menjaga lingkungan ini dari kerusakan, yang selama ini juga “banyak dirusah oleh manusia-nya sendiri”.
Kedua manusia dan alam merupakan bentuk kesatuan yang tak terpisahkan, fakta dilapangan menunjukkan bahwa  keduanya saling membutuhkan satu sama lain, sehingga terjadilah yang namanya simbiosis mutualisme. Alam dan seisinya ini sangat membutuhkan manusia sebagai pengelola dengan kekuatan konsep dan rancangan yang bisa diimplementasikan dalam bentuk sebuah program. Begitu pula manusia juga membutuhkan terhadap alam ini untuk melanjutkan kehidupan, karena tidak bisa kita pungkiri, alam dan seisinya ini sudah memberikan banyak hal yang bermanfaat bagi keberlanjutan kehidupan manusia.
Ketiga tidak hanya manusia yang membutuhkan perhatian dari kita, tetapi alam dan seisinya ini juga membutuhkan perhatian dengan cara mencintai, mengelola, dan melestarikan alam menjadi lebih asri dan lestari.  sementara itu situasi dan kondisi yang semakin memanas, karena memang tidak bisa kita pungkiri, banyak penebangan dan pengundulan hutan yang terjadi dimana-mana. Jika hal yang demikian kita biarkan terus terjadi dengan alasan karena fakor ekonomi dan minimnya lapangan pekerjaan, siapa kemudian yang akan di persalahkan?? kurang elok rasanya kalau kemudian saling menyalahkan satu sama lain, tetapi harus ada upaya-upaya yang signifikan guna melestarikan alam dan seisinya ini, sebagai bentuk harapan di masa depan, salah satunya dengan program menabung pohon.
Cinta dan kasih Sayang kepada Allah Arrahman Arrahim
Mewujudkan rasa sayang atau cinta kepada Allah  dalam diri seorang muslim adalah suatu keniscayaan. Karena tidak akan sempurna ibadah seseorang kepada Allah Azza Wa jalla  bila tidak ada rasa cinta di dalamnya.
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah …” (QS.Al-Baqoroh: 165)
قُلْ إِنْ كَانَ آَبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ}

Cinta terhadap orangtua/keluarga adalah
Cinta terhadap keluarga adalah cinta yang di dalam hati, kasih sayang terhadap ibu dan bapa , contoh kasih sayang terhadap orang tuaseperti membantu orangtua membersikan rumah , memperhatikan orang tua dan tidak membuat orangtua kesal
Cints menurut ISLAM
apa sih itu cinta ?semua orang dan para ahlinya pastilah memliki pendapat dan pemikiran yang berbeda-beda. Kalau menurtku pribadi cinta itu ya cinta, saya sendiri juga bingung mengartikan apa yang namanya cinta itu. Namun cinta itu akan selalu ku berikan dan hanya untuk ALLAH SWT dan Rasulullah SAW lah cinta abadi itu.Cinta yang juga selalu ku berikan untuk ke dua orang tua ku terutama emak ku, hehehe …….., keluarga ku, sahabatku, orang di sekitarku, dan masih ada tanda tanya besar untuk cinta yang ku berikan kepadanya (halahhh paling an cuman cinta monyet biasa, yang penting kerja nyari duit yang banyak dulu, hehehe malah curhat). Menurut id.wikipedia.org Cinta itu adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan kasih sayang terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
ada yg Bilang cinta itu buta,cinta itu suka sama suka antara 2 insan laki-laki dengan perempuan,tapi cinta yg akan di bahas di sini adalah cinta yg menurut islam.

Menurut situs assysariah yang pernah saya baca dalam mendefinisikan cinta sangatlah sulit jika dijelaskan dengan kata-kata. Mungkin definisi cinta hanya dapat kita rasakan. Ibnul Qayyim pun juga pernah mengatakan bahwa :
“Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri”.

Pada hakekatnya Cinta itu adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah SWT, maka ia akan menjadi ibadah. Dan apabila sebaliknya, jika cinta itu tidak sesuai dengan ridha Allah SWT maka akan menjadi perbuatan maksiat (seperti yang terjadi pada zaman sekarang ini). Berarti jelas bahwa cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.
Islam menyeru kepada cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada Agama, cinta kepada aqidah, juga cinta kepada sesama makhluk, sebagaimana Allah menjadikan perasaan cinta antara suami istri sebagai sebagian tanda dan bukti kekuasaan-Nya, firman Allah SWT:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21)”.
Cinta Menurut Al Qur’an adalah
 1. CINTA MAWADDAH adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
 2. CINTA RAHMAH adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih walaupun ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antara orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim ertinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
 3. CINTA MAIL adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedut seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
 4. CINTA SYAGHAF adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) boleh jadi seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyedari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, isteri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
 5. CINTA RA’FAH yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak sanggup membangunkannya untuk sholat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut istilah ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini hukuman bagi penzina (Q/24:2).
 6. CINTA SHOBWAH yaitu cinta buta, cinta yang mendorong kelakuan yang menyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut istilah ini ketika mengisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, “wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)”.
 7. CINTA SYAUQ (RINDU), istilah ini bukan dari Al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan Al Qur’an. Dalam surat Al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad :  ”wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu”. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab “Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin”, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, (hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi).
 8. CINTA KULFAH yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut Al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, “la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)”.
Cinta Sejati Menurut Islam :
 
1. Tidak rela yang dicintai menderita
2. Rela berkorban apapun demi yang dicintai
3. Memenuhi segala keinginan dari yang dicintai
4. Tidak pernah memaksakan kehendak kepada yang dicintai
5. Berlaku sepanjang masa. Cinta tersebut hanya ada antara Khalik dan Makhluk, cinta antara makhluk harus ditambah syarat-syarat berikut:
 
a. Cintanya tersebut karena Allah S.W T.
b. Harus memenuhi segala aturan yang dibuat oleh Allah SWT.
c. Sex bukanlah cinta dan cinta bukanlah sex, tetapi sex adalah bunga-bunga dari cinta dan hanya ada dalam pernikahan dan hanya dengan yang dinikahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar